Friday, March 3, 2017

ANTARA KOPI, KYAI DAN SANTRI

Suatu pagi hujan turun di sebuah pesantren. Kyai nan bijak meminta seorang santri membuatkan minuman kopi.
*Kyai :* Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.
*Santri :* Baik, kyai.
Tidak berapa lama, sang santri sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.
*Kyai :* Cobalah kamu rasakan kopimu , bagaimana rasa kopimu?
*Santri :* Kyai, rasanya sangat pahit sekali.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Rasa pahitnya sudah berkurang banyak, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* sangat manis sekali, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Terlalu manis. Malah tidak enak, kyai.
*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Santri :* Aduh kyai, rasa kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa, kyai.
*Kyai :* Ketahuilah santriku, jika rasa pahit kopi ibarat kefakiran hidup kita dan rasa manis gula ibarat harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa santriku?
Sejenak sang santri termenung, lalu menjawab.
*Santri :* Ya kyai, sekarang saya tahu, kenikmatan hidup dapat aku rasakan jika aku dapat merasakan hidup seperlunya, tidak melampaui batas. Terimakasih atas pelajaran ini, kyai.
*Kyai :* Ayo santriku, kopi yg sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.
Sang santri lalu mengerjakan perintah kyai.
*Kyai :* Bagaimana rasanya?
*Santri :* rasanya nikmat, kyai...
*Kyai :* Begitu pula jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan yang fakir.
*Santri :* Terima kasih atas petuahnya, kyai. Saya faham sekarang.
*Selamat ngopi*

Tuesday, February 21, 2017

MAYIT TIONGHOA non Muslim di sholatkan ??

Suatu hari seorang warga tionghoa beragama non muslim sowan ke kediaman KH Musthofa Bisri (Gus Mus) Kiyai Karismatik sekaligus Budayawan asal Rembang Jawa Tengah.
Warga Tionghoa non muslim tadi masih tetangga sekaligus sahabat dekatnya Gus Mus.
Demikian kira2 dialognya :
Cina :
Pak Kiyai Ayah kami sore ini telah meninggal, naah td kami sekeluarga telah sepakat untuk meminta tolong pd pak Kiyai untuk mensholati jenazah ayah kami.

Gus Mus :
(tanpa pikir panjang langsung menjawab) ooo... Yooh menko tak mrono....!!!
Lantas Gus Mus memanggil santri santrinya n segera mendatangi rumah duka n mendekati jenazah.
Gus Mus :
Ayo segera kita sholat...!!!

Santri :
Sholat apa Pak Kiyai...????
Bukankah mensholati
Orang non muslim itu
Haram Pak Kiyai...???

Gus Mus :
Sholat ngasar to yooo...!!!

Santri :
He he... Lha itu Mayite bgm...???

Gus Mus :
Hallah.... Junjung pindahno ning mburi kono kan berresss...!!!

Santri :
Ooo Njih Kiyaii....

Selesai Sholat
Cina :
Pak Kiyaiii... Biasanya orang mensholati jenazah itu jenazahnya ditaruh di depan.... Lha ini kok ditaruh dibelakang...???

Gus Mus :
Yang ditaruh di depan itu yang sudah ngerti jalan...!!!
Lha karena ayahmu belum apal jalane maka tak taruh belakang ...!!!

Cina :
He he.... Oo gitu tooo... geh geh kiyai. Maturnuwun.
.😄😂😬
Alhamdulillah Kt masih bs ☺

MUTIARA HADIST

 💎Tiga perkara, barangsiapa terdapat padanya yang tiga perkara itu, terasalah olehnya kemanisan Iman.
-        mencintai Allah dan rasul-Nya, lebih dari mencintai segala yang lain
-        mencintai seseorang semata-mata karena Allah
-        benci kembali kepada kufur, serupa dengan benci dicampakkannya ke dalam api yang bernyala-nyala (HR. Bukhori dan Muslim) 

💎Rasulullah bersabda: Orang yang paling bahagia dengan syafaatku di hari kiamat adalah yang mengucapkan Laailaahaillallahu dengan ikhlas dari dalam hatinya (HR. Bukhori)

💎Rasul bersabda: Allah berfirman: Jika hambaKu mengingatKu di dalam dirinya, maka Akupun akan mengingatnya di dalam diriKu (HR. Bukhori dan Muslim) 

💎Rasulullah SAW: Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak menerima amal perbuatan tanpa iman (HR. Atthabrani)

🍂Sabda Rasulullah SAW: Seorang mukmin bukanlah pengumpat atau suka mengutuk, tidak keji serta ucapannya tidak kotor (HR. Bukhori)

💎Abu Hurairah r.a.: Sabda Rasulullah: Allah berfirman: Apabila hambaKu mengingatKu dalam dirinya, maka Akupun akan mengingatnya dalam diriKu (HR. Muslim)

💎Orang mukmin yang paling utama (baik) ialah orang yang memudahkan penjualan, memudahkan pembelian, memudahkan membayar hutang, dan memudahkan memberikan pinjaman (HR. Thabrani)

_*"💞Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa." (HR. Tirmidzi.)*_

SERI PUISI PARA WALI

RADEN PATAH PANATAGAMA

Oleh HANIF KRISTIANTO
20-21/02/2017 Vol.100

Kesultanan Demak terkenang kejayaannya
Demak menjadi pusat peradaban layaknya Baghdad di Irak
Ini bukan cerita 1001 malam
Ini kisah Raden Patah seorang penguasa sekaligus mengurusi agama

Raden Patah berkuasa
Gelar besarnya panjang dan bermakna
Senapati Jimbun Ningrat Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama
Sungguh nama yang bersesuaian dengan sifat dan tugasnya

Darah bangsawan mengalir deras dalam tubuhnya
Berayah Prabu Brawijaya penguasa legenda Majapahit
Beribu Siu Ban Ci muslimah putri Syaikh Bantong Gresik

Kelak Raden Patah akan mendirikan tahta
Demak diraja jadi mercusuar dunia
Belajar kaidah dasar dari ibunda
Belajar ilmu pemerintahan dari Arya Damar Palembang

===000===

Pengembara ilmu sejati lahir dari kegigihan menuju tuntunan ilahi
Bersama Raden Kusen berguru pada Sunan Ampel
Raden Patah dinikahkan dengan putri gurunda
Dewi Murtgosimah muslimah solehah
Raden Kusen menikahi Nyai Wilis cucu gurunda

Pernikahan suci berbalut dakwah dan tugas mulia
Pernikahan berlandaskan ilmu
Melahirkan generasi baru dengan ilmu bermanfaat
Tidakkah kita iri dengan model keluarga sejati?

Tugas santri itu dai sejati
Menjadi denting suara dakwah dan pijar Islam dunia
Sunan Ampel mengutus Raden Patah berjalan ke barat
Sesampainya di Glagah Wangi dibukanya dukuh
Sayang seribu sayang penguasa di sana menghalangi dakwah Islam

Pejuang sejati tak lantas melarikan diri
Mundur mengatur strategi hingga sampai di Demak
Waktu yang singkat Demak berubah besar meski asalnya pedukuhan

===000===

Raden Patah Panatagama
Menyatukan agama bersanding kekuasaan
Menjadikannya berjalan beriringan di antara kehidupan dunia dan akhirat

Kita adalah keturunan Raden Patah
Sudah sepantasnya menjadikan Islam sebagai dasar mengatur bangsa dan negara

~~~~~~~~~~~~~~

#DakwahIslam
#YukNgaji
#YukDakwah
#IslamPolitikSpiritual
#IslamRahmatanLilAlamin
#PuisiIndonesia
#SastraNusantara
#PecintaWalisongo

Kyai Vs Pendeta

Pendeta: Assalaamolekom pak kyai..

Kyai: Ya

Pendeta: Pak Kyai, assalaamu 'alaikum..

Kyai: Iya..

Pendeta: Pak Kyai kok tidak menjawab salam saya sih?

Kyai: Lah kan sudah saya jawab tadi "Iya"

Pendeta: Kok tidak wa 'alaikum salam?

Kyai: Itu untuk menjawab salam "assalaamu 'alaykumnya" orang yg sesama muslim Pak. Bukan untuk orang kafir.

Pendeta: Kok Pak Kyai menyebut saya orang Kafir sih.. Kasar banget itu pak..

Kyai: Loh pak pendeta apa sdh masuk Islam? Kok nggak mau dibilang kafir.. wah minta maaf kalo gitu pak. Kpn masuk Islamnya pak?

Pendeta: Belum pak, eh, tidak pak kyai. Saya masih dan tetap kristen kok.. hehe

Kyai: Ooh masih tetap Non muslim to?

Pendeta: Naah.. sebut Non muslim gitu kan lbh enak pak.. Kalo dibilang kafir kok gimanaa gitu kesannya.. hehe..

Kyai: Non muslim itu kalo agama saya menyebutnya Kafir, pak. Kalo ndak mau disebut kafir ya silakan masuk Islam dulu.. Gampang kan.. Ibarat orang bule WNA itu kalo ndak mau dibilang WNA kan tinggal ganti kewarganegaraan jadi WNI to?

Pendeta: Hehe Pak Kyai bisa aja..

Kyai: Makanya Pak, selama msh berstatus Non muslim, harap nggak perlu phobi dan alergi dibilang kafir oleh orang kami orang muslim..

Pendeta: Nah itu, sebutan kafir itu kasar banget itu pak..

Kyai: Loh kok kasar gimana to.. Sebutan kafir itu adalah sebutan yg paling halus buat orang2 di luar Islam. Lebih halus dari agama manapun trmasuk agama Pak Pendeta dlm menyebut orang2 yg bukan pemeluk agama Kristen, -termasuk kami2 ini umat Islam-, sbg Domba. Domba2 yg tersesat. Sebutan Kafir dari agama kami untuk Anda dan orang2 non muslim agama apapun itu adalah sebutan yg halus.

Pendeta: Kok bisa gitu pak?

Kyai: Pak Pendeta tau nggak arti kata Kafir?

Pendeta: Apa artinya Pak?

Kyai: Kafir itu artinya adalah orang yg Kufur. Kufur artinya Menutup. Jadi, orang kafir adalah orang yg kufur yakni menutup diri dari mengimani Tuhan kami, Rasul kami dan risalah agama kami. Nah.. Masak disebut "Menutup diri" adalah sebutan yg kasar?

Pendeta: Hmm.. (mikir)

Kyai: Dan sekarang bandingkan Pak Pendeta. Bandingkan dgn sebutan "Domba yg tersesat" bagi orang2 yg tidak memeluk agama Kristen, agama Pak pendeta. Domba itu nama apa? Bukankah domba itu jenis binatang? Udah disebut dgn nama binatang, dicap tersesat lagi.. waduh kasar banget ini. Bagaimana kiranya jika Bapak atau umat kristiani jemaat bapak disebut Domba atau Kambing, Sapi, ato Kerbau misalnya oleh umat beragama lain?? Sapi ato Kebo lebih gedean itu pak ketimbang domba ato kambing. Haha.. maaf lo pak 😄

Pendeta: Hehe.. (asem, gerutunya dlm hati) 😰.. Ya udah Pak Kyai, terima kasih. Saya pamit dulu ya? Assalaamu'alaikum..

Kyai: Ya.

Powered by Blogger.